Wednesday, June 28, 2017


1001-Kisah Islami.Com- Pada tahun 118 Hijriyah, lahir seorang ulama yang bernama Yazid bin Harun bin Zadzi. Panggilan akrab ulama yang beretnis Bukhara, sebuah kawasan yang sekarang berada di Afghanistan, adalah Abu Khalid. Beliau lahir dan besar di daerah sekitar Baghdad, Irak.

Guru dari Imam Ahmad bin Hambal ini mempunyai kharisma yang luar biasa. Kharisma itu muncul karena kesaksian dari para guru dan murid-murid beliau yang mengenal beliau sebagai ulama yang tsiqah. Hampir tak seorang pun dari guru dan murid beliau yang mendapati kekurangan beliau. Hadits yang beliau riwayatkan adalah hadits yang shahih.

Kuatnya hafalan Abu Khalid Yazid bin Harun sudah dikenal di seluruh penjuru negeri muslim saat itu. Bahkan, dari sisi itu, beliau mengalahkan salah seorang guru Imam Syafi’i, Waqi’ bin Al-Jarrah. Imam Ahmad bin Hambal menyatakan bahwa kuatnya periwayatan hadits dari Yazid bin Harun sampai pada peringkat mutqin yang melebihi dari sekadar hafizh.

Imam Asy-Syafi’i pernah menyaksikan bahwa Yazid bin Harun hafal sekitar 24 ribu hadits, berikut sanadnya.

Selain kelebihan hafalan dan akhlak, Yazid bin Harun dikenal sebagai sosok ulama yang mempunyai kekuatan ibadah luar biasa. Beliau biasa shalat dari mulai Isya hingga sampai waktu Shubuh, nyaris tanpa istirahat. Dan terbiasa shalat dari mulai Zhuhur hingga datang waktu Ashar, juga tanpa istirahat. Hal itu biasa dilakukan sang ulama selama 47 tahun.

Sepanjang shalat dan munajat itu, Yazid bin Harun kerap menangis karena ketundukannya kepada Allah swt. Sedemikian seringnya menangis, ulama yang tegas dalam soal amar ma’ruf dan nahyu munkar ini mengalami kebutaan secara bertahap. Mulai dari mata kiri, kemudian yang kanan.

Kalau beliau sedang memberikan ta’lim di Baghdad, sekitar 70 ribu orang hadir untuk menyimak kajian yang beliau sampaikan. Termasuk di antara mereka Imam Ahmad bin Hambal.

Walau sebagai guru, Yazid bin Harun sangat menghormati Imam Ahmad bin Hambal. Pernah suatu kali, ketika beliau sedikit bercanda di saat mengisi sebuah pengajian, salah seorang peserta terdengar berdehem. Yazid pun mengatakan, ”Siapa yang baru saja berdehem?”

Hal itu ia tanyakan karena kondisi fisik beliau yang buta dan rasa sensitif beliau kalau-kalau ada yang tidak beres dari tingkah beliau. Seseorang pun menjawab, ”Itu suara Ahmad bin Hambal!”

Yazid bin Harun pun langsung menyatakan, ”Kenapa kalian tidak sampaikan kepadaku kalau Ahmad bin Hambal hadir di sini, agar aku tidak bercanda di hadapan kalian!”

Kharisma yang luar biasa itulah yang membuat penguasa Al-Makmun tidak berani macam-macam selama sang ulama itu masih hidup.

Pernah Al-Makmun menyatakan, kalau saja Yazid bin Harun tidak ada, aku sudah menyatakan bahwa Alquran itu makhluk.

Seorang staf istana bertanya, ”Kenapa Anda begitu segan dengan Yazid bin Harun?”

Al-Makmun menjelaskan, Aku sangat mengakui kharisma beliau yang begitu dihormati dan dijadikan rujukan oleh hampir semua rakyatku. Kalau aku mengatakan itu, dan pasti Yazid bin Harun akan membantahku, maka rakyat akan bergejolak. Dan itu merupakan bencana untukku!

Yazid bin Harun meninggal dalam usia 89 tahun di masa pemerintahan Al-Makmun, pada tahun 206 Hijriyah.

Seorang teman Imam Ahmad bin Hambal menceritakan sebuah mimpi yang ia alami. Dalam mimpi itu, ia bertemu dengan Yazid bin Harun. Ia bertanya, ”Apakah Anda didatangi Malaikat Munkar dan Nakir setelah Anda dimakamkan?”

Dalam mimpi itu, Yazid bin Harun menjawab, ”Benar. Mereka menanyakanku: siapa Tuhanmu? Apa agamamu?”

Lalu kujawab, ”Apakah pertanyaan seperti ini yang kailan ajukan kepadaku? Sungguh, ketika di dunia, aku biasa mengajarkan hal itu kepada manusia!”

Mendapati jawaban seperti itu, Malaikat Munkar dan Nakir menyatakan, ”Kamu benar. Karena itu, silakan Anda tidur seperti pengantin baru.” (muhammadnuh@eramuslim.com)/Min ’Alam As-Salaf

Sumber: eramuslim.com

Yazid bin Harun, Ulama yang Ditakuti Penguasa

1001-Kisah Islami.Com- Pada tahun 118 Hijriyah, lahir seorang ulama yang bernama Yazid bin Harun bin Zadzi. Panggilan akrab ulama yang beret...

Tuesday, June 20, 2017



1001-Kisah Islami.Com – Ainul Mardhiah adalah seorang bidadari yang paling cantik di surga yang Alloh ciptakan untuk sesiapa yang mati syahid berjuang di jalan Alloh. Secara bahasa Ainul Mardhiah berarti mata yang diridhai. Atau setiap pandangan yang melihatnya pasti akan menemukan keridhaan di hati.

Kisah Ainul Mardhiah diceriterakan dalam Hadits Nabi riwayat Tirmidzi yang dalam bahasa saya seperti ini:

Ketika pagi hari di bulan Ramadhan, Nabi sedang memberikan targhib (semangat untuk berjihad) kepada pasukan Islam. Nabi pun bersabda, “Sesungguhnya orang yang mati syahid karena berjihad di jalan Alloh, maka Alloh akan menganugerahkannya Ainul Mardhiah, bidadari paling cantik di surga”. Salah satu sahabat yang masih muda yang mendengar cerita itu menjadi penasaran. Namun, karena malu kepada Nabi dan sahabat-sahabat lain, sahabat ini tidak jadi mencari tahu lebih dalam mengenai Ainul Mardhiah.

Waktu Zuhur sebentar lagi, sesuai sunah Rasul, para sahabat dipersilakan untuk tidur sejenak sebelum pergi berperang. Bersama kafilah perangnya pun sahabat yang satu ini tidur terlelap dan sampai bermimpi.

Di dalam mimpinya dia berada di tempat yang sangat indah yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Dia pun bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Ia pun bertanya kepada wanita tersebut, “Di manakah ini?”.
“Inilah surga.”, jawab wanita itu.
Kemudian sahabat ini bertanya lagi, “Apakah Anda Ainul Mardhiah?”.
“Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. Kalau Anda ingin bertemu dengan Ainul Mardhiah, dia sedang berada di bawah pohon yang rindang itu.”

Didapatinya oleh sahabat itu seorang wanita yang kecantikannya berkali-kali lipat dari wanita pertama yang ia lihat.
“Apakah Anda Ainul Mardhiah?”
“Bukan saya ini penjaganya. Kalau Anda ingin bertemunya di sanalah singgasananya.”

Lalu sahabat ini pun pergi ke singgasana tersebut dan sampailah ke suatu mahligai. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya yang sedang mengelap-ngelap perhiasan. Sahabat ini pun memberanikan diri untuk bertanya.

“Apakah Anda Ainul Mardhiah?”
“Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. Saya penjaganya di mahligai ini. Jika Anda ingin menemuinya, temuilah ia di mahligai itu.”

Pemuda itu pun beranjak dan sampailah ke mahligai yang ditunjukkan. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya dan sangat pemalu. Pemuda itu pun bertanya.

“Apakah Anda Ainul Mardhiah?”
“Ya, benar saya Ainul Mardhiah,” ujarnya pelan dengan malu-malu.

Pemuda itu pun mendekat, tetapi Ainul Mardhiah menghindar dan berkata, “Maaf, Anda bukan seseorang yang mati syahid.”

Seketika itu juga pemuda itu terbangun dari mimpinya. Dia pun menceritakan ceritanya ini kepada seorang sahabat kepercayaannya yang dimohonkan untuk merahasiakannya sampai ia mati syahid.

Komando jihad pun menggelora. Sahabat ini pun dengan semangatnya berjihad untuk dapat bertemu dengan Ainul Mardhiah. Ia pun akhirnya menemui syahid.

Di petang hari ketika buka puasa, sahabat kepercayaan ini menceritakan mimpi sahabat yang mati syahid ini kepada Nabi. Nabi pun membenarkan mimpi sahabat muda ini dan Nabi bersabda, “Sekarang ia bahagia bersama Ainul Mardhiah”.

Agungnya Ainul Mardhiah ini pun menginspirasi tim nasyid UNIC untuk menciptakan lagu khusus dengan judul Ainul Mardhiah dengan lirik yang sangat menyentuh berikut ini.

Dirimu pembakar semangat perwira
Rela berkorban demi agama
Kau jadi taruhan berjuta pemuda
Yang bakal dinobat sebagai syuhada’
Itulah janji pencipta yang Esa

Engkaulah bidadari dalam syurga
Bersemayam di mahligai bahgia
Anggun gayamu wahai seorang puteri
Indahnya wajah bermandi seri
Menjadi cermin tamsilan kendiri
Untuk melakar satu wacana
Buatmu bernama wanita

Ainul Mardhiah
Kau seharum kuntuman di taman syurga
Menanti hadirnya seorang lelaki
Untuk menjadi bukti cinta sejati

Oh Tuhan
Bisakah dicari di dunia ini
Seorang wanita bak bidadari
Menghulurkan cinta setulus kasih
Di hati lelaki bernama kekasih

Wallahu ‘Alam

(sumber: nugraha_corporation.blogspot.co.id/eramuslim.com)

Kisah Ainul Mardhiah, Bidadari Tercantik di Jannah

1001-Kisah Islami.Com – Ainul Mardhiah adalah seorang bidadari yang paling cantik di surga yang Alloh ciptakan untuk sesiapa yang mati syahi...

Tuesday, May 30, 2017

1.  /* File hello.c */
Hasil Run
Analisis
  • ·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
  • ·         Fungsi Main adalah nama judul fungsi. 
  • ·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
  • ·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program. 
2.   /* File : hello.c */
 Hasil Run


Analisis
  • ·         Return fungsinya untuk mengembalikan nilai dari 0 tersebut. jadi maksudnya fungsi tersebut harus mengembalikan suatu nilai integer.
  • ·         Fungsi Tanda <<, yang diketahui sebagai operator pemasukan (insertion operators). Tanda tersebut mengatakan kepada kompiler agar segera menghasilkan output sesuai dengan input anda.

3.   /* File : ASIGN.C */

Hasil Run
Analisis
  • ·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
  • ·         Int main berfungsi sebagai judul dari program.
  • ·         Int I berfungsi untuk mendefinisikan I sebagai Integer.
  • ·         Printf berfungsi untuk memunculkan sejumlah kata atau string.
  • ·         (hello\n) Hello adalah kata yang akan ditampilkan. \n berfungsi untuk menambahkan baris baru pada kata tersebut agar tidak sejajar dengan kalimat yang lain.
  • ·         I = S berfungsi untuk mendefinisikan bahwa I adalah S.
  • ·         %d berfungsi untuk menampilkan bilangan bulat, variabel d tersebut sebagai desimal.
  • ·         Return 0 berfungsi untuk mengembalikan integer menjadi 0.
  • ·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
  • ·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.

 4.  /* File asgdll.c */
Hasil Run
Analisis
  •         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
  •          Int main berfungsi sebagai judul program.
  •          Float berfungsi untuk mendeklarasikan variabel floating-point.
  •          Long Double ffl berfungsi untuk mendeklarasikan fll sebagai variabel long double.
  •          F = 20.0 f berfungsi untuk mendeklarasikan nilai dari f adalah 20.0 f.
  •          Ffl +10.L berfungsi untuk mendeklarasikan nilai dari ffl adalah +10.L.
  •          Printf berfungsi untuk menampilkan kalimat yang ingin ditampilkan.
  •          %f berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa variabel tersebut merupakan variabel float.
  •          \n berfungsi untuk menjadikan kalimat tersebut pada satu baris.
  •          %fl berfungsi untuk mendeklarasikan variabel tersebut termasuk tipe double.
  •          Return0 berfungsi untuk menetralkan kembali nilai dari variabel serta memberikan sinyal bahwa program telah sukses.
  •          Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
  •          Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.

5.   /* File : ASIGNi.C */

Hasil Run

Analisis
  • ·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h dan limits.h kedalam program.
  • ·         Int main berfungsi sebagai judul program.
  • ·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
  • ·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.
  • ·         Int i berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa i merupakan tipe Integer.
  • ·         Longint ii berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa ii merupakan tipe long integer.
  • ·         I= 1234 merupakan pendeklarasian bahwa I bernilai 1234.
  • ·         Ii = 123456 merupakan pendeklarasian bahwa ii bernilai 123456.
  • ·         Printf berfungsi untuk menampilkan kalimat yang ingin diinputkan.
  • ·         \n berfungsi untuk membuat kalimat yang diinginkan dalam satu baris.
  • ·         %d berfungsi untuk mendeklarasikan jenis dari kalimat tersebut termasuk bilangan bulat.
  • ·         %10d berfungsi untuk mendeklarasikan jenis dari kalimat tersebut termasuk bilangan bulat yang dibatasi.
  • ·         Return0 berfungsi untuk mengembalikan nilai dari variabel serta memberi sinyal bahwa program sudah berjalan sukses.
6.  /*File Asign2.c */
Hasil Run

analisis
  • Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
  • -int fungsinya untuk menampung nilai
  • -Main fungsinya untuk di isi oleh judul fungsi
  • -Tanda "()" fungsinya untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi
  • -Tanda "{}"Awal dan akhir eksekusi program
  • -Printf untuk menampilkan membaca output. JANGAN LUPA PAKAI "titik koma"
  • -sintak “short ks =1” memberitahukan bahwa variable ks dengan tipe data short bernilai 1 begitu juga dengan sintak variable yang lain
  • -%d berfungsi sebagai perintah untuk memanggil variable dengan tipe data integer sedangkan %ld long int
  • -%c berfungsi sebagai perintah untuk memanggil varable dengan tipe data char
  • -%f berfungsi sebagai perintah untuk memanggil variable dengann tipe data riil/real





Contoh program menggunakan CodeBlock

1.    /* File hello.c */ Hasil Run Analisis ·          Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada komp...
./* File hello.c*/z

Contoh Program Sederhaan Menggunakan aplikasi CodeBlock

. /* File hello.c*/ z
1.      /* File hello.c */











Hasil Run











Analisis
·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
·         Fungsi Main adalah nama judul fungsi. 
·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program. 
2.      /* File : hello.c */
 













Hasil Run











Analisis
·         Return fungsinya untuk mengembalikan nilai dari 0 tersebut. jadi maksudnya fungsi tersebut harus mengembalikan suatu nilai integer.
·         Fungsi Tanda <<, yang diketahui sebagai operator pemasukan (insertion operators). Tanda tersebut mengatakan kepada kompiler agar segera menghasilkan output sesuai dengan input anda.
3.      /* File : ASIGN.C */
 













Hasil Run











Analisis
·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
·         Int main berfungsi sebagai judul dari program.
·         Int I berfungsi untuk mendefinisikan I sebagai Integer.
·         Printf berfungsi untuk memunculkan sejumlah kata atau string.
·         (hello\n) Hello adalah kata yang akan ditampilkan. \n berfungsi untuk menambahkan baris baru pada kata tersebut agar tidak sejajar dengan kalimat yang lain.
·         I = S berfungsi untuk mendefinisikan bahwa I adalah S.
·         %d berfungsi untuk menampilkan bilangan bulat, variabel d tersebut sebagai desimal.
·         Return 0 berfungsi untuk mengembalikan integer menjadi 0.
·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.

4.      /* File asgdll.c */
 



















Hasil Run
 
















Analisis
·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
·         Int main berfungsi sebagai judul program.
·         Float berfungsi untuk mendeklarasikan variabel floating-point.
·         Long Double ffl berfungsi untuk mendeklarasikan fll sebagai variabel long double.
·         F = 20.0 f berfungsi untuk mendeklarasikan nilai dari f adalah 20.0 f.
·         Ffl +10.L berfungsi untuk mendeklarasikan nilai dari ffl adalah +10.L.
·         Printf berfungsi untuk menampilkan kalimat yang ingin ditampilkan.
·         %f berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa variabel tersebut merupakan variabel float.
·         \n berfungsi untuk menjadikan kalimat tersebut pada satu baris.
·         %fl berfungsi untuk mendeklarasikan variabel tersebut termasuk tipe double.
·         Return0 berfungsi untuk menetralkan kembali nilai dari variabel serta memberikan sinyal bahwa program telah sukses.
·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.

5.      /* File : ASIGNi.C */
 






















Hasil Run
 

















Analisis
·         Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h dan limits.h kedalam program.
·         Int main berfungsi sebagai judul program.
·         Fungsi Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. 
·         Fungsi Tanda { pada fungsi main() menyatakan awal eksekusi program. Adapun } pada fungsi main() menyatakan akhir eksekusi program.
·         Int i berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa i merupakan tipe Integer.
·         Longint ii berfungsi untuk mendeklarasikan bahwa ii merupakan tipe long integer.
·         I= 1234 merupakan pendeklarasian bahwa I bernilai 1234.
·         Ii = 123456 merupakan pendeklarasian bahwa ii bernilai 123456.
·         Printf berfungsi untuk menampilkan kalimat yang ingin diinputkan.
·         \n berfungsi untuk membuat kalimat yang diinginkan dalam satu baris.
·         %d berfungsi untuk mendeklarasikan jenis dari kalimat tersebut termasuk bilangan bulat.
·         %10d berfungsi untuk mendeklarasikan jenis dari kalimat tersebut termasuk bilangan bulat yang dibatasi.
·         Return0 berfungsi untuk mengembalikan nilai dari variabel serta memberi sinyal bahwa program sudah berjalan sukses.





6.      /*File Asign2.c */
/* Program ini berisi contoh sederhana untuk mendefinisikan variabel-variabel bilangan bulat (short int, int, long int), karakter, bilangan riil, */
/* Hasil Run
Analisis :
-Include fungsinya untuk memanggil. maksudnya untuk mengatakan kepada kompiler untuk meletakan kode dari header file stdio.h kedalam program.
-int fungsinya untuk menampung nilai
-Main fungsinya untuk di isi oleh judul fungsi
-Tanda "()" fungsinya untuk mengapit argumen fungsi yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi
-Tanda "{}"Awal dan akhir eksekusi program
-Printf untuk menampilkan membaca output. JANGAN LUPA PAKAI "titik koma"
-sintak “short ks =1” memberitahukan bahwa variable ks dengan tipe data short bernilai 1 begitu juga dengan sintak variable yang lain
-%d berfungsi sebagai perintah untuk memanggil variable dengan tipe data integer sedangkan %ld long int
-%c berfungsi sebagai perintah untuk memanggil varable dengan tipe data char

-%f berfungsi sebagai perintah untuk memanggil variable dengann tipe data riil/real
1.       /* File hello.c */ Hasil Run Analisis ·          Include fungsinya untuk meman...

 

Tekno Ilmu © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com